Start with yourself, Mulai dengan diri sendiri. Ide ini muncul begitu saja, ketika saya tengah sibuk mencari isu – isu menarik untuk diangkat menjadi sebuah kampanye sosial. Pertama muncul ide untuk membagikan buku gratis kepada anak – anak jalanan yang biasa mengamen dan meminta – minta di pinggir jalan atau ruang publik sejenisnya. Ide yang lain adalah hidup sehat ala mahasiswa.
Sebenarnya kedua ide tersebut cukup menarik untuk diangkat menjadi sebuah kampanye sosial tetapi karena belum mendapat esensi yang tepat yang mengena di hati dan pikiran. Saya pun terus mencari, bertanya, dan menjelajahi dunia maya. Sampai akhirnya, ide kampanye pun berlabuh di sebuah diskusi kecil dengan seorang dosen yang saya kenal ketika masih menjadi volunteer di Media Center Sea Games.
Start with Yourself! Dari diskusi kecil itu, kami menemukan kalimat ini. Semua kegiatan sosial itu dimulai dari diri sendiri, karena kita juga akan menjadi bagian dari kampanye-kampanye tersebut.
Ide membagikan buku ke adik – adik jalanan yang putus sekolah itu misalnya, bisa dimulai dari diri kita sendiri, dengan kesadaran untuk menjaga buku – buku yang kita punya, karena buku itu relatif mahal sehingga tidak semua orang sanggup membeli buku dan belajar seperti mereka itu.
Hidup sehat ala mahasiswa juga harus dimulai dari diri sendiri juga, karena sebagai penggerak dalam kampanye, kita harus lebih dulu menerapkan hidup sehat dalam keseharian kita. Karena apa yang orang lain liat dan deskripsikan dari diri kita adalah juga merupakan bentuk kampanye meskipun secara tidak langsung.
Setujuh? Yeah! Let’s do something for others and it starts from ourself!
Cheers, Winner.

